MEDIA CENTER KOMISI PEMILIHAN UMUM
 

Workshop Supervisi Pemilukada

supervisi_web
Drs. Suparno, Karo Teknis Hupmas Memaparkan Permasalahan Pemilu Kada Dalam Workshop di Cisarua. (foto: team foto hupmas)
Jakarta, kpu.go.id-
Menyikapi berbagai permasalahan yang banyak muncul dalam pelaksanaan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pemilu kada) yang akan berlangsung dalam rentang waktu tahun 2010 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) khususnya Biro Teknis dan Hupmas menggelar acara workshop (Bimbingan Teknis) di Cisarua, Bogor, 25-27 Maret 2010.

Berbagai persoalan terkait pemilu kada seperti pemekaran daerah; tahapan, program dan jadwal; tata kerja (organisasi) KPU; pemantau; sosialisasi; logistik; pemutakhiran; pencalonan; kampanye; pemungutan dan penghitungan suara; rekapitulasi hasil penghitungan suara; pedoman pelaporan dana kampanye; serta audit dana kampanye pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dibahas dalam workshop tersebut.

Ketua KPU Prof. Dr. HA. Hafiz Anshary AZ, MA dalam sambutannya menekankan, dengan adanya pembentukan desk pemilukada di KPU adalah dimaksudkan untuk dapat menjawab berbagai permasalahan yang timbul selama masa penyelenggaraan pemilu kada. “Oleh karena itu setiap person yang menjadi petugas piket harian desk pemilukada harus dapat mengerti, memahami dan menguasai bahkan memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada,” tandas Hafiz. “Mereka yang datang jauh-jauh dari daerah tentu sangat mengharapkan agar kita (KPU) dapat memberikan jalan keluar yang terbaik, sehingga mereka merasa puas karena persoalan yang mereka hadapi dapat dicarikan jalan keluarnya,” sambungnya.

Anggota KPU Gusti Putu Artha dan Syamsulbahri menyoroti kampanye dan pencalonan. Putu menegaskan apabila terdapat lebih dari satu regulasi yang mengatur tentang satu kegiatan tertentu, tetapi substansinya berbeda atau menimbulkan penafsiran, maka regulasi yang memiliki hirarki aturan perundang-undangan yang lebih tinggi lah yang menjadi rujukan. Problema teknis terkait masa kampanye, larangan kampanye, manajemen kampanye maupun dana kampanye termasuk yang dibahas oleh Putu.

Anggota KPU lainnya, Endang Sulastri dan Sri Nuryanti banyak membahas mengenai pemutakhiran data pemilih dan sosialisasi informasi pemilu kada. Endang menegaskan perlunya dilakukan revisi terhadap peratutan KPU Nomor 65 Tahun 2009 tentang sosialisasi. Sementara Sri Nuryanti banyak membicarakan tentang ERIC (Electoral Research for Information Centre) dan DPT Tools yang akan digunakan dalam penyusunan data yang dipakai dalam pemilu kada.

Kepala Biro Teknis dan Hupmas, Drs. Suparno pada bagian akhir acara berpesan kepada seluruh petugas piket Desk Pemilu kada KPU agar dapat bekerja lebih baik lagi. Memahami dan memberi solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang muncul dengan cara menguasai regulasi-regulasi yang terkait dengan pelaksanaan pemilu kada. (dd/fs/red)
 
KOMISI PEMILIHAN UMUM

Jl. Imam Bonjol No. 29
Jakarta 10310
Tlp. 021-31937223
Fax. 021-3157759

© 2009 Komisi Pemilihan Umum