MEDIA CENTER KOMISI PEMILIHAN UMUM
 

Organisasi Perempuan Siap Sosialisasikan Pemilu

Jakarta, mediacenterkpu.go.id-- Sebanyak 17 organisasi perempuan siap membantu KPU dalam mensosialisasikan Pemilu 2009, khususnya kepada para perempuan Indonesia. Sebagai pemilih mayoritas (51 persen dari jumlah pemilih), perempuan harus paham teknis dan substansi dari pelaksanaan pemilu.

Ketua KPU Abdul Hafiz Ashary mengatakan, KPU telah berusaha untuk memperjuangkan affirmative action untuk menjamin keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen. Namun, tidak terimplementasikan karena tidak ada payung hukumnya.

“KPU sudah memperjuangkan setiap tiga calon terpilih dari sebuah parpol di sebuah dapil (daerah pemilihan) sekurang-kurangnya satu perempuan, tapi tidak terlaksana karena tidak ada payung hukumnya,” jelas Hafiz pada Forum Dialog KPU bersama tokoh perempuan yang berlangsung di Hotel Four Season di Jakarta (5/3).

Sistem suara terbanyak merupakan tantangan sekaligus peluang bagi perempuan dalam Pemilu 2009. Untuk itu, lanjut Hafiz, sosialisasi kepada perempuan mengenai Pemilu 2009 sangat penting agar keterwakilan perempuan di parlemen lebih banyak.

Sosialiasi Pemilu 2009 kepada perempuan sangat efektif jika dilakukan oleh organisasi perempuan sendiri. “Saya sangat optimis, kalau ibu-ibu yang melakukan sosialisasi pemilu akan jauh lebih efektif, terutama sosialisasi tata cara menandai surat suara yang sah.” ujar Hafiz.

Pada kesempatan yang sama, anggota KPU Andi Nurpati mengatakan, pendidikan pemilu dan pentingnya keterwakilan perempuan di perlemen harus terus dikampanyekan. “Perlu ada sinergi antara semua elemen perempuan. Untuk itu, perlu ada pertemuan lanjutan semua elemen perempuan,” ujar Andi.

Pengurus Organisasi Perempuan Aisyiyah Suharni mengatakan, perlu ada pendidikan pemilih kepada perempuan bahwa sangat penting adanya keterwakilan perempuan di perlemen daerah dan pusat. “Harus ada sinergi antara organisasi perempuan, LSM, dan KPU untuk mengkampanyekan ini,” ujarnya.

Dalam pertemuan ini, KPU membagikan berbagai materi sosialisasi Pemilu 2009 kepada perwakilan organisasi perempuan. Andi Nurpati juga mempresentasikan tata cata menandai surat suara yang sah kepada para peserta. Organisasi perempuan yang hadir, antalain, Kowani, Aisyiyah, Nasiyatul Aisyiyah, Kohati PB HMI, Korpri PMII, Sarinah GMNI, Wanita Katolik Republik Indonesia, Ikatan Badan Indonesia, Bhayangkari, dan lain-lain.
 
KOMISI PEMILIHAN UMUM

Jl. Imam Bonjol No. 29
Jakarta 10310
Tlp. 021-31937223
Fax. 021-3157759

© 2009 Komisi Pemilihan Umum